KEPRIBADIAN NABI MUHAMMAD SAW
A. Ciri-Ciri Kepribadian Nabi
Muhammad sebagai Pembawa rahmat bagi seluruh Alam
Dalam Al-Quran surat
Al Anbiya : 107 / 21 yang berbunyi:
Artinya : “Dan Kami tidak megutus engkau
(Muhammad SAW) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam”.
QS. Al-Anbiya / 21: 107 .
|
Menyatakan bahwa kehadiran Nabi Muhammad di muka bumi
ini adalah sebagai rahmat untuk seluruh alam semesta.
Nabi
SAW sebagai rahmat bagi seluruh alam karena beliau memiliki tugas sebagai
1.
Mubassyiran,
artinya pemberi kabar gembira dan Nasiran, artinya pemberi peringatan
Allah berfirman dalam surat Saba’ ayat / 34 : 28
Artinya :“Dan kami
tidak mengutus kamu,melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa
berita gembira dan pemberi peringatan."Saba’ ayat / 34 : 28
|
Ayat diatas menjelaskan Rasululullah
diutus sebagai pembawa berita gembira dan pembawa peringatan .
2.
Da’iyan
illallah, artinya penyeru kepada agama Allah SWT.
Dan Sirajan Muniran, artinya cahaya
yang menerangi.
Dalam menjalankan tugas tersebut Nabi
memiliki 4 sifat yaitu:
1.
Siddiq
Sidik artinya jujur.beliau tidak pernah berdusta.
contoh sifat jujur Nabi adalah ketika beliau berdagang
milik siti khadijah,beliau selalu berkata apadanya baik terhadap pembeli maupun
kepada saudagarnya hal ini membuat Siti Khadijah tertarik dan menjadikanya
sebagai suaminya.
2.
Amanah .
Artinya dapat dipercaya.Rasulullah
orang kuat dalam memegang tanggung jawab yang diserahkan kepadanya.sifat amanah
sudah ditunjukan oleh beliau ketika masih berumur belia.seperti pada saat
beliau diserahi untuk mengembala kambing milik saudaranya dan milik orang
mekah,tak pernah terlintas dalam pikiran beliau untuk menjual kambing tersebut.
3.
Tabligh
Artinya menyampaikan .Rasulullah
adalah seorang Rasul dan setiap menerima wahyu pasti beliau menyampaikan kepada
umatnya ,beliau tidak menutup-nutupi juga tidak menambah ataupun mengurangi apa
yang harus disampaikan dalam surat
Al Maidah ayat/ 5 : 67 berbunyi.
Artinya : “Hai rasul,
sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. dan jika tidak kamu
kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan
amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah
tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir. Al Maidah ayat / 5 :
67
4.
Fathanah artinya cerdas
Kecerdasan Rasul melebihi kecerdasan
orang lain.kecerdasan Rasul terbukti mampu menerima wahyu Allah 30 juz dan
mampu melaksanakan wahyu itu dengan sangat baik.
Tidak hanya itu, dalam perdagangan
beliau juga selalu membawa keuntungan, dalam bidang kemiliteran hampir setiap
peperangan dimenagkan oleh beliau.
Keluhuran Akhlaq Nabi Muhammad tidak
diragukan lagi.dalam kehidupan sehari-hari Nabi sebagai suritauladan selalu
memberi kasih sayang kepada lingkungan sekitarnya seperti:
1.
Kasih sayang Nabi Muhammad SAW terhadap Anak-anak,
wanita, pembantu
Kasih sayang Nabi ditunjukkan kepada
anak-anaknya tidak pilah-pilih atau membedakan sehingga anak Rasul begitu taat
terhadapnya. Tidak hanya sebatas itu Nabi menempa mereka
dengan bimbingan dan pendidikan Nabi mengajarkan mereka untuk membaca menghafal
Al-Qur’an dan berbagai ilmu pengetahuan.
Begitu pula terhadap wanita apa lagi
istri-istrinya. Terhadap istrinya Nabi selalu mengajarkan keterbukaan dalam
keluarga, sehingga istrinya merasa dihargai, bahkan diceritakan istrinya yang
bernama Siti Khodijah rela mengeluarkan harta bendanya demi membela dan
membantu Nabi dalam menyiarkan agama Islam. Siti Khodijah mengeluarkan harta
bendanya guna membebaskan budak-budak atau pembantu. Supaya tidak disiksa
majikannya setelah dibebaskan Nabi Muhammad dan Siti Khodijah pun memberlakukan
mereka seperti keluarga sendiri. Keluarga Rasul begitu bahagia.
2.
Kasih sayang Nabi Muhammad terhadap orang yang memusuhinya.
Nabi Muhammad sejak diangkat Rasul
hingga akhir hayatnya terkenal sebagai orang yang mempunyai sifat tidak pernah
membenci dan menyimpan rasa dendam terhadap orang lain. Rasul selalu memaafkan
terhadap orang yang bersalah. Terhadap musuhnyapun Rasul senantiasa memberikan
sentuhan kasih sayang. Diceritakan bahwa ketika kaum muslimin mendapat
tantangan, rintangan, penghinaan serta penganiayaan dari kaum kafir Quraisy
Rasul justru berdoa agar mereka sadar dan membenarkan agama Islam.
Dengan kasih sayang Nabi yang demikian
tentu kita sangat senang.
Nah, kita dapat menerapkannya dalam
kehidupan sehari-hari.
3.
Kepedulian Nabi Muhammad Terhadap Hewan, Tumbuhan dan
Alam Sekitar
Nabi Muhammad sebagai tokoh yang
Rahmatan lilalamin,Rahmat bagi seluruh alam semesta.bukan saja kasih sayang
terhadap sesama manusia,melainkan terhadap lingkungan baik binatang maupun
tumbuhan bahkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
a. Kepedulian Rasulullah terhadap Binatang
Sebagaimana kalian tahu binatang juga
mahluk hidup yang membutuhkan makan ,minum,tempat tinggal seperti layaknya
manusia. Rasul memelihara dan melestarikan binatang yang disayanginya, bahkan
didalam suatu riwayat diceritakan bahwa kucing adalah binatang kesayangannya. Rasulullah
mengajarkan kepada kita untuk menyayangi binatang walaupun binatang itu haram
dimakan.jadi sudah sepantasnya kita memberi makan,tempat tinggal dan janganlah
sampai kita menyakiti apalagi memukulnya sampai terluka.
Seorang perawi hadis,dikenal dengan
nama Abu Hurairah artinya bapak kucing kecil,karena Ia sangat sayang kepada
kucing.
b. Kepedulian Rasulullah terhadap tumbuhan
Sebagian besar makanan yang kita makan
berasal dari tumbuhan, maka Rasulullah memberi contoh agar kita selalu menjaga
kesuburan tanaman janganlah kita merusak sehingga menjadikan bencana bagi kita
sendiri.Firman Allah dalam Alquran tentang larangan membuat kerusakan dibumi
ada pada surat
Al-A’raf / 7 : 56 berbunyi:
Artinya : “Dan jangalah kamu membuat kerusakan di muka
bumi,sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepadanya dengan rasa takut
(tidak akan diterima)dan harapan (akan dikabulkan) Sesungguhnya rahmat Allah
sangat dekat kepada orang yang berbuat baik.( Q.S Al-A’raf / 7 :56)
|
c. Kepedulian Rasulullah terhadap kebersihan
lingkungan
Kalian tentu tahu betapa pentingnya
kebersihan lingkungan,ada pepatah yang mengatakan bahwa bersih pangkal sehat,
bersih bagian dari iman.orang Islam harus sehat . untuk itu sesuai dengan
ajaran Rasul dan demi kesehatan kita,marilah kita bersama-sama menjaga
kebersihan linkungan dimulai dari kebersihan
rumah kalian.
Sudahkah Rumah kalian dalam kelompok
rumah bersih dan sehat? kalau belum kalian dapat membersikannya dengan cara
menyapu lantai,mengepel lantai dan jangan lupa membuang sampah pada
tempatnya.Rasul tidak suka oaring yang malas. Demikian besar perhatian Rasul
terhadap kebersihan dan kesehatan.
Itulah gambaran betapa Rasulullah
sangat perduli dengan lingkungan sekitar.
B. Perilaku yang Meneladani Nabi Sebagai Rahmat bagi Seluruh Alam
Sejak lahir banyak sekali
kejadian-kejadian yang membuat Nabi selalu dianiaya, baik dari saudaranya sendiri
sampai orang lain dengan berbagai siksaan, hinaan, cacian, apalagi ketika nabi
diangkat menjadi Rasul dan mulai berdakwah. Begitu banyak godaanya. Tapi
meskipun demikian Nabi selalu berusaha berjuang dan memaafkan kepada
musuh-musuhnya yang selalu menyakiti bahkan ikut mendoakannya.
Contoh perilaku Kafir Quraisy yang
tidak sepantasnya adalah tindakan meludahi Rasul saat berdakwah, tetapi Rasul
dengan sabarnya mengusap ludah tersebut dan memaafkannya. Bahkan ketika orang
tersebut sakit Rasul menyempatkan untuk menjenguk dan mendoakan agar cepat
sembuh, yang akhirnya orang tersebut menyadari kesalahannya dan masuk Islam.
Betapa mulia perilaku pemimpin kita.
Sikap dan perbuatan Rasulullah yang
beginilah membuat lawan atau musuh menjadi simpati dan akhirnya mau menerima
kehadiran Rasul dengan senang hati.
Bukan hanya itu saja, Rasul juga
selalu mengajarkan kepada kita untuk tidak merusak tanaman. Dalam peristiwa
Fatkhul Mekkah Rasul pernah mencontohkan untuk menyelamatkan Kota Mekkah dari
Kafir Quraisy tidak perlu dengan merusak tanaman milik musuh kita.
C. Meneladani Kepribadiaan Nabi Muhammad Saw Sebagai Rahmat Bagi
Seluruh Alam
Kasih sayang Rasul kepada manusia
sangat besar, dan tidak diragukan lagi. Bentuk kasih sayang tersebut ditunjukkan
dengan sifat seperti penyantun, penyabar, adil, rendah hati, jujur terhadap
siapa saja. Demikian Rasul mampu memelihara dan menjaga serta menjadi
suritauladan dalam kehidupan bermasyarakat. Maka tidak heran jika Rasul diberi
gelar Al-Amin (orang yang dapat dipercaya).
Dengan sikapnya Rasul juga selalu dapat
memaafkan musuh-musuhnya yang selalu menyakiti dan membuat hidupnya sengsara. Bahkan
Rasul selalu mendoakan agar mereka
Dalam sebuah Hadist Rasul mengatakan
bahwa dirinya diutus bukanlah untuk mengutuk tapi tugasnya untuk menjadi
rahmat. Kemudian dalam hadist lain Beliau menegaskan bahwa Allah mengutus
Muhammad SAW untuk menjadi Rahmat bagi semesta alam dan menjadi Hidayah bagi
orang-orang yang bertakwa.


